Allahtau apa yang terbaik bagi hamba-Nya." Di tulisan mimpi-mimpi saya diatas, di poin no 2 saya menulis 'punya pekerjaan tetap sebagai PNS guru di Bandung' dan tahukah Anda (ciee Anda) sejak 2 tahun lalu saya bekerja sebagai PNS yang kantornya berlokasi di Bandung, tapi bukan sebagai Guru. Mungkin menjadi 'guru' bukan yang terbaik menurut
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Profesi merupakan suatu pekerjaan atau jabatan yang menuntut keahlian atau keprofesionalan, yang didapat melalui pendidikan dan latihan tertentu biasanya seperti pelatihan dibidang khusus profesi yang akan diambil, profesi memiliki persyaratan khusus yaitu memiliki tanggung jawab dan kode etik tertentu. Seperti halnya profesi sebagai pendidik atau guru yang memiliki kode etik khusus tidak semua dapat melakukannya dengan professional. Menurut Musriadi, 2016 istilah profesi merupakan simbol dari suatu pekerjaan itu sendiri, profesi mengajar adalah suatu jabatan yang mempunyai kekhususan. Kekhususan itu merupakan kelengkapan mengajar atau keterampilan yang menggambarkan bahwa seseorang melakukan tugas mengajar, yaitu membimbing seseorang. Menurut Noor Jamaluddin, dalam Heri Susanto 2020 Guru adalah pendidik, yaitu orang dewasa yang bertanggung jawab memberi bimbingan atau bantuan kepada anak didik dalam perkembangan jasmani dan rohaninya agar mencapai kedewasaannya, mampu berdiri sendiri dapat melaksanakan tugasnya sebagai makhluk Allah, sebagai makhluk sosial dan individu yang sanggup berdiri sendiri. Khususnya guru pendidik di bidang PAUD, memiliki kode etik dan kekhususan dalam mengajar anak usia dini. Kode etik tersebut ialah sebagai berikut,Guru berbakti membimbing anak-anak untuk membentuk seorang yang berjiwa pancasila. menghormati hak individu, agama, ras, suku, dan kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa dari anak didiknya masing-masing tanpa memiliki keprofesionalan dalam menerapkan kurikulum sesuai kebutuhan anak didiknya mampu berkomunikasi, terutama mengenai informasi tentang anak didiknya, mampu berkomunikasi dengan siapapun termasuk wali murid, sesama guru, dan lainya. Namun, tetap guru harus menghindari diri dari segala penyalahgunaan atau mampu menciptakan suasana sekolah sebaik-baiknya untuk menunjang berhasilnya proses belajar-mengajar dan semangat belajar anak pribadi dan bersama-sama sesama guru mampu mengembangkan dan meningkatkan mutu dan martabat profesinyaPendidik PAUD adalah seorang guru yang mengajar pada jenjang TK kisaran usia 2-7 tahun untuk mempersiapkan anak didiknya memasuki jenjang lebih lanjut yaitu jenjang sekolah dasar. Menjadi pendidik PAUD memiliki beberapa yang harus di perhatikan mulai dari kode etik hingga tata letak ruang kelas. Guru PAUD memiliki peran dalam pembelajaran PAUD meliputi peran pendidik sebagai fasilitator, motivator, model perilaku, pengamat, pendamai, dan pengasuh. Menjadi Profesi guru pendidik PAUD harus berperan aktif dalam menghadapi anak usia dini yang meliputi aspek kehidupan dan pembelajaran di lingkungan sekolah PAUD, mempelajari dan mengamati pertumbuhan sesuai dengan aspek perkembangan anak. Guru memiliki tanggung jawab besar untuk mendidik anak usia dini. Maka dari itu perlu guru yang berprofesional dibidang anak-anak. Syarat menjadi guru PAUD professional dalam permendikbud 137 adalah memiliki ijazah Diploma empat D-IV atau Sarjana S1 dalam bidang pendidikan anak usia dini, dan kependidikan lain yang relevan dengan sistem pendidikan anak usia dini, atau psikologi yang diperoleh dari program studi terakreditasi, dan memiliki sertifikat Pendidikan Profesi Guru PPG PAUD dari perguruan tinggi yang terakreditasi. Selain lulusan perguruan tinggi, guru juga mampu menerapkan dan mengembangkan kompetensi dalam diri anak mencapai 9 kecerdasan yang dimiliki oleh anak usia dini. Pendidik yang berkualitas harus memiliki empat kompetensi. 4 kompetensi yang harus dimiliki pendidik PAUD adalah sebagai berikut,Kompetensi KepribadianKompetensi kepribadian menjadi kompetensi yang dapat membedakan profesi lain dengan pendidik terutama dalam PAUD karena Seorang guru harus memiliki kompetensi kepribadian dan sifat yang mampu menjadi contoh baik bagi para siswanya. apalagi guru paud, anak-anak masih butuh bimbingan dan arahan yang baik maka dari itu kepribadian guru harus dimiliki untuk menjadi model anak-anakKompetensi ProfesionalKemampuan penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam yang memungkinkan guru dapat membimbing peserta didik untuk memenuhi standar kompetensi yang ditetapkan dalan Standar Nasional Pendidikan. misalnya seperti kemampuan mampu mengembangkan kurikulum yang telah PedagogikMenurut laman web menjelaskan kemampuan pedagogik adalah kemampuan membimbing seorang siswa dan melibatkan pemahaman siswa dalam rangka mewujudkan berbagai kemungkinan yang dimiliki siswa. Misalnya, mampu memutuskan mengapa, kapan, di mana, bagaimana suatu materi mendukung tujuan pengajaran, dan bagaimana memilih jenis materi yang sesuai dengan kebutuhan belajar Sosial yang harus dimiliki oleh guru PAUD adalah sikap inklusif, bertindak objektif, serta tidak diskriminatif karena pertimbangan jenis kelamin, agama, ras, suku, kondisi fisik, latar belakang keluarga, dan status sosial ekonomi. Kemampuan guru untuk berkomunikasi dan berinteraksi secara efektif dan efisien dengan peserta didik sesama guru, orang tua atau wali peserta didik, dan masyarakat sekitar. Lihat Ruang Kelas SelengkapnyaPhoto by Christina Morillo from Pexels Memiliki cita-cita menjadi guru tentu sangatlah mulia. Hingga saat ini guru masih sangat dibutuhkan di Indonesia terutama di daerah-daerah pelosok. Untuk menjadi seorang guru, seseorang harus memenuhi persyaratan menjadi guru. Di Indonesia ada dua jenis guru yaitu guru PNS dan guru swasta. Guru PNS ataupun guru swasta harus memiliki persyaratan wajib supaya dapat mengajar di sekolah-sekolah formal di Indonesia. Apa saja persyaratan menjadi guru? Untuk dapat menjadi seorang guru sekarang ini, seseorang harus mengantongi ijazah sarjana dan pendidikan yang harus ditempuh untuk menjadi guru adalah jurusan pendidikan. Mengapa harus jurusan Pendidikan? dengan berkuliah di jurusan Pendidikan, akan diajarkan cara mengenali karakteristik siswa, bagaimana mengelola kelas, membuat kurikulum, dan sederet mata kuliah keguruan lainnya. Dengan demikian, lulusannya yang bergelar sarjana pendidikan akan siap terjun ke dalam masyarakat dan mengamalkan ilmunya. Cara melamar menjadi guru di sekolah negeri maupun swasta pada prinsipnya sama. Calon guru harus membuat surat lamaran seperti melamar pekerjaan lainnya. Setelah itu biasanya akan diikuti dengan proses wawancara dan microteaching. Jika calon guru berhasil menunjukkan indikator-indikator yang baik sebagai seorang guru, maka akan dinyatakan lulus dan dapat mulai mengajar. Berikut ini adalah beberapa cara mengasah kemampuan menjadi guru 1. Melalui Program SM-3T Photo by Aditio Tantra Danang Wisnu Wardhana from Pixabay SM-3T atau Sarjana Mendidik di Daerah Terdepan, Terluar dan Tertinggal adalah salah satu program dari DIKTI. Program ini dapat memberikan pengalaman mengajar yang berharga. Biasanya, Guru Pintar akan ditempatkan di daerah-daerah terpencil yang memiliki tingkat buta aksara tinggi dan sangat kekurangan tenaga guru. Dengan menyelesaikan program ini, Guru Pintar akan mendapatkan sertifikat Program Profesi Guru PPG yang dapat memberi poin lebih pada CV Guru Pintar untuk melamar menjadi PNS. 2. Mengajar Bimbel Saat ini banyak sekali ditemukan tempat-tempat yang memberikan bimbingan belajar baik pada siswa SD, SMP, SMA, atau Mahasiswa sekalipun. Mengajar di bimbingan belajar kurang lebih sama dengan mengajar di sekolah. Guru Pintar tetap harus memahami kurikulum, memiliki target belajar, mampu mengelola kelas dengan baik, dan juga menguasai materi pelajaran yang diampu. Pengalaman mengajar di bimbingan belajar dapat dijadikan pengalaman saat mengajar siswa-siswa di sekolah formal baik negeri maupun swasta. 3. Menjadi Guru Tidak Tetap GTT Tidak seperti menjadi guru PNS, kesempatan untuk meraih pengalaman lain adalah menjadi guru honorer atau guru tidak tetap lebih mudah Guru Pintar dapatkan. Sekarang ini tidak hanya sekolah swasta bahkan sekolah negeri juga dapat mempekerjakan seorang guru honorer. Menjadi guru GTT, Guru Pintar tetap memiliki tugas dan kewajiban yang sama layaknya guru pada umumnya. Guru Pintar harus memiliki 4 kompetensi yang harus seorang guru miliki, yaitu kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi professional, dan kompetensi sosial. Seperti sudah dijabarkan di atas, mengajar di sekolah negeri bukan berarti otomatis menjadi seorang PNS. Ada beberapa proses lain yang harus Guru Pintar lalui untuk menyandang status sebagai guru PNS. Jika Guru Pintar tertarik menjadi guru PNS, Guru Pintar harus mengikuti tes CPNS. Tes CPNS merupakan salah satu langkah untuk menjadi guru PNS dengan melalui masa percobaan kurang lebih 1 tahun. Dengan mengikuti tes CPNS, Guru Pintar harus siap berkompetisi dengan ribuan orang yang juga memiliki cita-cita menjadi guru PNS. Untuk itu, Guru Pintar harus memiliki persiapan yang matang untuk mengikuti tes. Persiapan apa saja yang harus dilakukan untuk mengikuti Tes CPNS Guru? Photo by Ketut Subiyanto from Pexels 1. Mencari Informasi Informasi yang harus Guru Pintar kumpulkan sebelum mengikuti tes CPNS Guru adalah informasi tentang alur pendaftaran dan rangkaian tes yang harus diikuti. Misalnya ada tes SKD seleksi kompetensi dasar dan tes SKB seleksi kompetensi bidang. Jangan lupa catat dan ingat jadwal tes sehingga tidak ada satupun proses yang terlewati. 2. Mengikuti Bimbingan Tes CPNS Supaya dapat mengerjakan rangkaian tes CPNS dengan lancer dan hasilnya maksimal, opsi selanjutnya yang dapat Guru Pintar pilih adalah mengikuti bimbingan khusus. Di dalam bimbingan, Guru Pintar akan mendapat pengetahuan bagaimana menghadapi tes SKD yang terdiri dari tiga jenis soal, yaitu tes wawasan kebangsaan TWK, tes intelegensi umum TIU, dan tes karakteristik pribadi TKP. Dengan mengikuti bimbingan, Guru Pintar mendapatkan contoh-contoh soal sehingga lebih mudah untuk memahami materi yang mungkin akan di teskan. 3. Mempersiapkan Dokumen Hal lain yang juga sangat penting untuk dipersiapkan sebelum mengikuti tes CPNS guru adalah mempersiapkan dokumen yang dipersyaratkan. Kelengkapan dokumen yang Guru Pintar siapkan menjadi poin penting yang menentukan apakah akan lolos seleksi administrasi atau tidak. Jika sudah lolos seleksi administrasi, Guru Pintar baru dapat mengikuti rangkaian tes CPNS. Saat ini tes CPNS dilakukan dengan berbasis komputer. Dengan demikian jangan lupa untuk membekali diri dengan keterampilan ICT sehingga tidak mengalami kendala saat mengikuti tes. Selamat mencoba!
Shy5H.